Profil

Profil Kang Edi

Kang Edi merupakan nama panggilannya karena beliau berdarah sunda, baik tua maupun muda selalu memanggilnya dengan nama Kang Edi. Nama lengkap Kang Edi adalah Edi Cahyadi. Kang Edi lahir di Garut pada 11 Maret 1980 dari pasangan Amar dan Tintin. Setamatnya di SMA N LELES GARUT (1998), melanjutkan kuliah di Teknik Informatika Jurusan Matematika Komputer Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Bandung dan STMIK AMIK ABG Bandung.

 

Sejak lulus kuliah tahun 2002, Kang edi bekerja di salah satu perusahaan swasta di Bandung di bagian keuangan. Karena perusahaan tersebut baru berdiri, selain sebagai keuangan, kang edi juga sering berperan sebagai accounting. Sempat rehat selama 1 tahun menjadi sales pada tahun 2005, dan tahun 2006 kembali menjadi accounting.

 

Awal tahun 2007 menjadi awal tahun yang bersejarah bagi kang edi karena sejak saat itu kang edi memutuskan untuk beralih profesi menjadi seorang agen asuransi khusus syariah. Kang edi tahu persis, tidak ada satu orang pun di dunia ini yang memiliki cita-cita sebagai agen asuransi, namun bagi sosok kang edi, menjadi seorang agen asuransi telah memberikan kebahagiaan tersendiri.

 

Menjadi seorang agen asuransi bagi kang edi bukan untuk mengejar komisi semata, tetapi lebih dari itu tersimpan cita-cita mulia yaitu ingin membantu setiap orang yang ada di dunia ini khususnya di bumi Indonesia agar dapat memiliki suatu proteksi. Proteksi  yang di maksud disini bukan berarti memohon perlindungan kepada selain Allah SWT, tetapi proteksi di sini bersifat saling tolong menolong di antara sesama saudara yang tergabung dalam sebuah komunitas. Sehingga bentuk pertolongan yang diberikan berupa uang hasil dari dana yang dikumpulkan dari seluruh peserta. Tidak ada transfer risk di sini tetapi lebih kepada sharing risk (bagi-bagi resiko) seperti konsep Baitul Maal  atau kalau di kampung kang edi dikenal sebagai dana kematian. Cara pengelolaan dananya pun benar-benar dikelola di perusahaan yang tidak bertentangan dengan prinsip dasar Islam, yaitu di Bursa Efek Jakarta kategori Jakarta Islamic Index.

 

Beberapa nasabah pernah dibantu oleh kang edi untuk mengajukan klaim, dan syukur Alhamdulillah hampir semuanya merasakan manfaatnya. Kang edi sangat bahagia membantu orang yang sedang dilanda kesusahan karena kebingungan untuk membayar biaya rawat inap rumah sakit salah satu anggota keluarganya.

 

Memang tantangannya sangat berat karena bangsa Indonesia kurang familiar dengan menabung untuk masa depan. Hampir semua orang yang kang edi temui gaya hidupnya konsumtif. Disinilah seninya, bagaimana merubah paradigma berpikir orang yang tadinya konsumtif menjadi seseorang yang visioner.

 

Yang membuat kang edi sangat bersemangat untuk selalu dan selalu mengajak orang yang ada disekeliling kang edi untuk mau menabung karena dalam  konsep Islamic Financial Planning, menabung sangat dianjurkan. Saat seseorang menerima penghasilan, yang pertama harus ia selesaikan adalah hak orang lain, yaitu berupa hutang. Kedua hak ALLAH SWT, yaitu berupa Zakat, Infaq, shadaqah. Ketiga hak orang tersebut dimasa yang akan datang, dan keempat hak orang tersebut dimasa kini. Jadi menabung menjadi lebih prioritas dalam Islam sebelum menghabiskannya untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.


Tinggalkan sebuah Komentar sejauh ini
Tinggalkan Komentar



Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.